Friday, October 13, 2006
|
Hatiku, Sendiriku, dan Berdua
Bayangan-bayangan kaca, menggores hati
Bertanya ku dalam hati “manakah yang tidak biasa
Begitulah ungkapanku
Berharap yang terbaik tanpa rindu yang terhambat
Sendiri, ingatan pada masa muda
Sendiriku, kenangan yang menharap tidak sedikitpun ruang untuk merasa terhina, rapuh, dan hampa
Sendiri, kata yang terindah. Tapi, berdua lebih indah
Berdua
Persembahan bagi yang tercinta
Rangkaian masa depan
Alasan bertahan sekarang untuk dijalani esok yang Insya Allah dalam kesabaran
Berdua
Mencari arti hidup, menunggu romansa kesyukuran dalam naungan Ilahi
Sebuah kisah yang harus dijaga disetiap detiknya
Pertanggungjawaban diatas segala-galanya
My pen name
(anisah mujahidayah zuhrah)
9:42 PM